Chongyang jatuh pada tanggal 9 bulan 9 lunar dan dikenal sebagai Double Ninth Festival, dengan tradisi tempat tinggi, krisan, serta penghormatan kepada lansia.
重阳节 · Chongyang
Chongyang dirayakan pada tanggal 9 bulan 9 kalender lunar dan karena itu dikenal pula sebagai Double Ninth Festival. Dalam pemikiran tradisional, angka sembilan dikaitkan dengan sifat Yang; pertemuan dua angka sembilan memberi nama “Chongyang”, yang dapat dipahami sebagai Yang yang berulang. Festival ini juga mempunyai kaitan kuat dengan harapan umur panjang serta penghormatan kepada orang yang lebih tua. Di Tiongkok modern, tanggal tersebut dikenal pula sebagai momen untuk memberi perhatian kepada lansia, sehingga makna festival berkembang dari simbol angka dan musim menjadi kesempatan untuk menegaskan bakti, kebersamaan keluarga, dan penghormatan antar-generasi.
Berdasarkan data lunar situs, Chongyang jatuh pada Minggu, 18 Oktober 2026 dan Jumat, 8 Oktober 2027. Keduanya merupakan tanggal 9 bulan 9 kalender lunar. Pemilih tahun di atas dapat digunakan untuk mencari tanggal Chongyang pada tahun lain yang tercakup dalam dataset.
Salah satu tradisi yang paling dikenal adalah pergi ke bukit, gunung, atau tempat tinggi. Chongyang juga lekat dengan bunga krisan; dalam berbagai tradisi dikenal kebiasaan menikmati bunga krisan serta minum teh atau arak bunga krisan. Praktik ini tidak harus dipahami sebagai aturan tunggal, karena bentuk perayaan berbeda menurut daerah dan keluarga. Benang merahnya adalah suasana musim, kebersamaan, dan simbol panjang umur.
Di Indonesia, Chongyang jauh kurang terlihat sebagai festival publik dibanding Imlek, Cap Go Meh, atau Ceng Beng. Bagi keluarga atau komunitas Tionghoa-Indonesia yang mengenalnya, makna menghormati orang tua dan lansia dapat menjadi bagian yang paling relevan, sementara tradisi mendaki atau minum arak krisan tidak selalu dipraktikkan. Ada pula keluarga yang tidak memperingati Chongyang secara khusus. Karena itu halaman ini menyajikannya sebagai referensi budaya, bukan gambaran bahwa semua komunitas Tionghoa-Indonesia merayakannya dengan pola yang sama.
Karena Chongyang berbasis tanggal lunar 9/9, tanggal Masehinya berubah setiap tahun. Gunakan Detail Hari untuk melihat Gan-Zhi, Yi/Ji, shio bentrok, jam baik, dan konteks Huangli pada tanggal yang dipilih.
Catatan: praktik festival dapat berbeda menurut keluarga, komunitas, daerah, dan kepercayaan. Halaman ini disajikan sebagai pengantar budaya, bukan aturan ritual yang wajib diikuti.