Glosarium Kalender Tionghoa
Referensi singkat untuk istilah yang sering muncul di Huangli, shio, kalender lunar, dan fitur situs. Weton dicantumkan sebagai pembanding Nusantara dan ditandai jelas sebagai tradisi Jawa, bukan bagian dari sistem Tionghoa.
BaZi (八字)
“Delapan karakter”, sistem yang menyusun empat pilar berdasarkan tahun, bulan, hari, dan jam kelahiran. Di situs ini BaZi lengkap belum dijadikan dasar utama perhitungan; fitur personal saat ini lebih ringan.
Batang Langit / Tian Gan (天干)
Sepuluh batang dalam sistem siklikal tradisional: Jia, Yi, Bing, Ding, Wu, Ji, Geng, Xin, Ren, Gui. Dipasangkan dengan 12 Cabang Bumi untuk membentuk Gan-Zhi.
Cabang Bumi / Di Zhi (地支)
Dua belas cabang yang berulang dalam siklus: Zi, Chou, Yin, Mao, Chen, Si, Wu, Wei, Shen, You, Xu, Hai. Dua belas shio berkaitan dengan cabang-cabang ini.
Chong (冲)
Hubungan “bentrok” antara dua Cabang Bumi yang saling berhadapan dalam siklus 12, misalnya Tikus–Kuda atau Naga–Anjing. Di halaman harian, shio Chong ditampilkan sebagai referensi tradisional.
Gan-Zhi (干支)
Sistem 60 kombinasi yang memasangkan satu Batang Langit dengan satu Cabang Bumi. Contoh: Bing Wu (丙午) untuk tahun Kuda Api 2026.
Huangli (黄历)
Almanak tradisional Tionghoa yang menggabungkan kalender lunisolar dengan Gan-Zhi, Yi/Ji, shio bentrok, jam baik, arah keberuntungan dan informasi tradisional lain.
Jieqi / 24 Solar Terms (节气)
Dua puluh empat titik musim matahari dalam kalender tradisional Tionghoa. Qingming dan Dongzhi adalah dua contoh yang juga memiliki makna festival atau tradisi.
Ji (忌)
Aktivitas yang secara tradisional disarankan untuk dihindari pada tanggal tertentu. Jika aktivitas serupa muncul di Yi dan Ji, situs menandainya sebagai kondisi campuran agar tidak tampil kontradiktif.
Kalender Lunar / Imlek
Sistem tanggal berdasarkan fase bulan yang menjadi salah satu fondasi kalender Tionghoa. Kalender Tionghoa secara keseluruhan bersifat lunisolar karena juga disejajarkan dengan siklus matahari.
Liu He (六合)
Enam pasangan harmoni dalam 12 Cabang Bumi, misalnya Tikus–Kerbau, Naga–Ayam, dan Kuda–Kambing. Digunakan sebagai salah satu referensi kecocokan shio.
Lunisolar
Sistem kalender yang memperhitungkan siklus bulan sekaligus menyesuaikannya dengan matahari. Bulan kabisat membantu menjaga kalender lunar tetap selaras dengan musim.
12 Officer / Jian Chu (建除十二神)
Siklus dua belas status hari yang dalam almanak tradisional dipakai sebagai salah satu lapisan interpretasi aktivitas. Situs menampilkan nama officer pada detail hari.
San He (三合)
Empat kelompok “tiga serangkai” shio yang secara tradisional dianggap harmonis: Tikus–Naga–Monyet, Kerbau–Ular–Ayam, Macan–Kuda–Anjing, serta Kelinci–Kambing–Babi.
Shichen (时辰)
Pembagian satu hari menjadi 12 periode, masing-masing sekitar dua jam. Huangli dapat memberi status baik/buruk pada tiap periode tersebut.
Shio / Shengxiao (生肖)
Siklus 12 hewan yang berkaitan dengan Cabang Bumi: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi.
Tong Shu / Tong Sheng (通書 / 通勝)
Nama lain untuk almanak tradisional Tionghoa yang isinya serupa dengan Huangli. Istilah yang digunakan dapat berbeda menurut dialek dan komunitas.
Wu Xing (五行)
Lima fase/elemen tradisional: Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air. Wu Xing muncul bersama siklus Batang Langit, Cabang Bumi, dan penamaan shio-elemen.
Yin & Yang (阴阳)
Konsep dua kualitas yang saling melengkapi dalam pemikiran tradisional Tionghoa. Batang Langit dan Cabang Bumi juga memiliki sifat Yin atau Yang.
Yi (宜)
Aktivitas yang secara tradisional dianggap dianjurkan atau sesuai pada suatu hari dalam Huangli. Yi bukan jaminan hasil; situs menampilkannya sebagai referensi budaya.
Qixi (七夕)
Festival tanggal 7 bulan 7 lunar yang dikenal sebagai Hari Valentine Tionghoa dan berakar dari kisah Niulang dan Zhinü.
Chongyang (重阳节)
Double Ninth Festival pada tanggal 9 bulan 9 lunar, terkait simbol Yang, tradisi pergi ke tempat tinggi, bunga krisan, dan penghormatan kepada lansia.
Dongzhi (冬至)
Salah satu 24 Jieqi yang menandai titik balik matahari musim dingin dan dalam tradisi dikaitkan dengan peralihan Yin ke Yang serta tangyuan.
Weton & Neptu
Sistem penanggalan tradisional Jawa, bukan bagian dari kalender Tionghoa. Situs menampilkannya terpisah sebagai konteks tradisi Nusantara.