Tahun Baru Imlek adalah festival terbesar dalam kalender Tionghoa dan jatuh pada hari pertama bulan pertama lunar. Rangkaian perayaannya berlangsung sampai hari ke-15 dan ditutup oleh Cap Go Meh.
春节 · Chun Jie
Salah satu kisah rakyat yang lekat dengan Imlek adalah legenda Nian, makhluk mitologis yang dipercaya takut pada warna merah dan suara keras. Dari kisah inilah warna merah serta petasan atau kembang api sering dikaitkan dengan suasana Imlek. Di luar legenda, inti perayaannya adalah pergantian tahun dan berkumpul kembali bersama keluarga.
Di Indonesia, Imlek biasanya diisi dengan kumpul keluarga besar, makan malam bersama, membagikan angpao kepada anak-anak dan anggota keluarga yang belum menikah, mengenakan pakaian baru berwarna merah, serta membersihkan rumah sebelum pergantian tahun. Bentuk perayaan dapat berbeda menurut keluarga, daerah, dan tradisi keagamaan masing-masing.
Draf sumber menekankan makan malam keluarga sebagai bagian penting dari perayaan, tanpa menetapkan satu hidangan wajib. Simbol yang paling mudah dikenali adalah warna merah, angpao, pakaian baru, serta suara petasan atau kembang api yang dalam tradisi populer dikaitkan dengan keberuntungan dan penolak hal buruk.
Gunakan halaman Festival untuk melihat tanggal Imlek pada tahun yang dipilih. Dari tanggal tersebut Anda dapat membuka Detail Hari untuk melihat tanggal lunar, Gan-Zhi, Yi/Ji, jam baik, dan informasi Huangli yang tersedia di dataset situs.
Catatan: praktik festival dapat berbeda menurut keluarga, komunitas, daerah, dan kepercayaan. Halaman ini disajikan sebagai pengantar budaya, bukan aturan ritual yang wajib diikuti.